IMG_6851

Surakarta- Prodi Hubungan Internasional FISIP UNS menyelenggarakan berbagai kegiatan dengan mendatangkan narasumber yang memiliki background berbeda-beda. Pada Jum’at (03/03/17) Prodi Hubungan Internasional FISIP UNS dengan bangga dapat menghadirkan H.E Nur Syahrir Rahardjo yang merupakan mantan duta besar Indonesia untuk Suriname periode 2010-2014 dalam acara kuliah pakar program HI dengan tema “Diplomasi Ekonomi Dalam Mencapai Target Ekonomi Nasional”.

Kuliah pakar yang dilaksanakan diruang seminar FISIP UNS ini juga turut dihadiri oleh Prof. Dr. H. Andrik Purwasito, DEA selaku kepala Prodi Hubungan Internasional FISIP UNS yang mana merupakan teman satu angkatan dari H.E Nur Syahrir Rahardjo, dan jajaran dosen Hubungan Internasional FISIP UNS. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA, berpesan agar dijalinnya kerjasama yang intens antara Prodi HI FISIP UNS dengan Kementrian Luar Negri Indonesia.

Dipandu oleh Bapak Septyanto Galan Prakoso S.IP M.Sc, kuliah pakar dimulai pada 14.00 WIB. Pak Jojo, sapaan akrab beliau, berpesan kepada para mahasiswa yang hadir untuk dapat melakukan program magang dikementrian Luar Negri Indonesia. Penjelasan inti materi beliau adalah memenuhi tujuan nasional bidang ekonomi Indonesia yang sudah ditargetkan oleh Presiden Jokowi. Masalah yang sering dihadapi oleh ekonomi luar negri dibidang perdagangan adalah mengenai masalah investasi, tolak ukur kerjasama diplomasi ekonomi dan mempertemukan pihak dalam negri dengan pasar tujuan di luar negri.

H.E Nur Syahrir Rahardjo yang akan bertugas kembali di Bahrain mengemukakan bahwa pentingnya event-event yang diadakan oleh kedutaan besar Indonesia diluar negri, seperti Indo fair di Parimbo, Pasar Malam di Den Haag, Trade Expo diberbagai daerah ataupun Familirization Trip untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Event-event tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu ajang promosi produk Indonesia. Juga sekaligus mencari pasar untuk berbagai produk Indonesia yang laku dijual di luar negri.

Di akhir sesi, beliau menyampaikan beberapa tips kepada Mahasiswa Hubungan Internasional FISIP UNS untuk persiapan tes masuk Kementrian Luar Negri, tentang apa saja yang harus dipersiapkan oleh calon-calon duta besar Indonesia . Beliau berpesan janganlah menyerah pada kegagalan, teruslah mencoba bila kesempatan itu masih ada dan janganlah menyianyiakan waktu belajar. Kuliah pakar sore itu diakhiri dengan tiga kali sesi tanya jawab yang diikuti dengan pemberian cenderamata kepada H.E Nur Syahrir Rahardjo oleh Prof. Dr. H. Andrik Purwasito DEA.

Oleh: Atho’ Naufal Ridwan

Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

*
= 3 + 0