CWpqR73UYAAiyre

Solo – Program Studi Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) berpastisipasi dalam ajang Pertemuan Sela Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia (PSNMHII) ke-28 di Universitas Riau. Acara yang berlangsung pada tanggal 9-13 Mei 2016 ini merupakan ajang tahunan yang diselenggrakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia (FKMHII). Pihak Universitas Riau sebagai tuan rumah pada helatan kali ini mengusung tema “The ASEAN Way: Community Within Diversity”.

Di dalam kegiatan ini, HI UNS akan mengirimkan enam delegasi sebagai perwakilan. Keenam delegasi tersebut adalah Dimas Novrianto, R.M Wahyu Ramadhan, Monica Ayu, Surya Faroghie, Ferdian Ahya, dan Immanuel Friston. Setiap delegasi akan berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan yang diselenggarakan panitia meliputi Seminar Nasional, Panel Discussion, Social Projects, City Tour, dan lain sebagainya.

Ketua delegasi sekaligus ketua Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMATERS), Dimas Novrianto berkomentar, “Melalui kegiatan ini, kita bisa memperluas jaringan dengan teman-teman HI se-Indonesia,” ia juga mengungkapkan harapannya akan kontribusi mahasiswa HI se-Indonesia dalam menciptakan perubahan yang baik kedepannya melalui kegiatan PSNMHII ini.

Salah satu rangkaian acara PSNMHII ke-28 adalah kompetisi video bertemakan Haze Pollution FKMHII on Battle yang diikuti oleh universitas-universitas peserta PSNMHII. 10 video terbaik mendapat kesempatan untuk ditampilkan dan dipresentasikan pada hari ke-3 kegiatan. HI UNS berhasil masuk 10 besar video terbaik dan berhak melakukan presentasi pada saat PSNMHII ke-28 digelar nanti. “Kami sudah siap melakukan presentasi video, tinggal sedikit improvisasi aja nanti,” kisah salah satu delegasi dan pembuat video, Ferdi.

Di dalam video karya delegasi HI UNS dipaparkan aksi nyata untuk melawan bencana kabut asap akibat pembakaran lahan yang sempat melanda Riau dan negara tetangga, “Kita juga mau menunjukkan bahwa kita nggak cuma komplain ke pemerintah tapi juga punya aksi nyata,” tandas Ferdi.

Categories: Uncategorized

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

*
= 5 + 4